Klik aja Dech

Sabtu, 27 November 2010

Selain Windows, sistem operasi Linux juga bisa dijalankan dari sebuah USB (flash disk). Hanya dalam 5 menit, Anda dapat menginstal Linux dari USB.
Anda bisa menggunakan tools bernama UNetbootin. Untuk bisa menginstal Linux dari flash disk, Anda wajib memiliki flash disk berkapasitas meinimal 1GB.
Selain USB, pastikan Anda telah menentukan distribusi Linux yang diinginkan, yaitu: Arch linux, BackTrack, CentOS, CloneZilla, Damn Small Linux, Debian, Dream Linux, Elive, FaunOS, Fedora, Frugalware, Gentoo, Gujin, Kubuntu, Linux Mint, Mandriva, netBSD, NTPasswr, openSUSE, Ophcrack, Parted Magic, PClinuxOS, Puppy Linux, Slax, SliTaZ, Smart Boot Manager, Super Grub Disk, Ubuntu, Xubunu, Zenwalk.

Sebagai contoh, instalasi kali ini menggunakan distro Linux BackTrack 3 dan Ubuntu 8.04.1 Hardy, dengan  USB Kingstone DataTraveler 2.0 1GB. Berikut langkah-langkah instalasinya :
1. Download UNetbootin, simpan pada desktop.
2. Klik kanan UNetbootin pada desktop, lalu pilih Properties.
3. Klik tab Permissions, beri tanda centang (v) pada kotak ‘Allow executing file as program’, lalu klik tombol Close.
4. Tancapkan terlebih dulu USB ke port komputer. Ini sangat penting karena Anda tidak akan bisa menggunakan USB jika menancapkannya setelah Anda membuka aplikasi UNetbootin.
5. Selanjutnya, klik dua kali file exe UNetbootin yang sudah di-download tadi, lalu ketikkan  password hingga aplikasi UNetbootin terbuka.
6. Pilih distribusi dan versi Linux yang Anda inginkan, lalu pilih tipe instalasi dan klik Ok untuk memulai  instalasi.
Selesai! Reboot komputer Anda dan booting-lah dari USB. Kini Anda dapat menggunakan sistem operasi Linux portabel Anda.
mudah sekali bukan :)

Senin, 15 November 2010

Membuat Hiren Boot CD Via FD

Langkah 1
Download boot-files.zip (55kb)yang merupakan file ISO berisi file sistem DOS yang akan kita pakai untuk melakukan booting. Ekstrak dan baca panduannya dalam Baca Dulu.txt.

Langkah 2
Download HPUSBFW.zip (368kb), tool untuk memformat USB Flashdisk.
Siapkan USB Flashdisk Anda kemudian jalankan file yang barusan Anda download sehingga tampak seperti gambar di bawah. Perhatikan bagian yang ditandai warna hijau.


Langkah 3
Copy semua file dari C:USB ke USB Flashdisk Anda.
CATATAN:
  • Jangan timpa file IO.SYS ketika ada konfirmasi.
  • Hapus file JO.SYS dari USB Flashdisk (hati-hati, jangan keliru dengan IO.SYS)
  • Beberapa Antivirus bereaksi ketika sistem mengkopi file Vdefs di-copy ke flashdisk. Abaikan saja, file ini merupakan file salah satu antivirus-dos dari beberapa Antivirus dalam Hiren’s.


Langkah 4
Buka Explorer. Masukkan CD Hiren’s ke Drive, kemudian copy semua yang ada dalam folder BOOTCD ke dalam USB Flashdisk Anda.
Langkah 5
Tes Flashdisk Hiren’s Anda. Pastikan Anda sudah set booting Komputer Anda dari USB Flashdisk.
Untuk masuk ke dalam BIOS, tekan tombol “DEL”. Atau mungkin dengan menekan tombol lain seperti “F1″, “F2″, tombol “Insert” atau “F10″. Tombol untuk masuk BIOS di masing-masing komputer mungkin berbeda. Biasanya komputer akan menampilkan pesan seperti
“Press [Del] to enter Setup”
untuk memberitahukan bahwa Anda perlu menekan tombol “Del”.
Beberapa BIOS dari AMI perlu melakukan perubahan pilihan “USB Keyboard Legacy support” > Enable. Lakukan dengan cara sebagai berikut:
Untuk AMI BIOS
  • Masuk ke “Feature Setup“. Ubah menjadi “Enable” beberapa pilihan berikut:
    “USB Function Support”, “USB Function For DOS“, “ThumbDrive for DOS”.
    Masuk ke “Advanced Setup“. Pilih “1st Boot Device” menjadi “USB RMD-FDD“.
    Restart komputer dan seharusnya Anda sudah bisa booting dari USB Flashdisk
  • Masuk ke “USB Mass Storage Device Configuration“. Pada “Emulation Type
    pilih “Harddisk“. Masuk “Boot Menu” dan tentukan “1st boot device” menjadi “USB-Stick“. Keluar dari BIOS, Simpan Perubahan.
    Anda dapat juga mencoba “Emulation Type” menjadi “Floppy” atau “Forced FDD“.
Untuk PHOENIX/AWARD BIOS:
Masuk ke “Advanced BIOS Features”. Pada “1st Boot device” Pilih “USB-ZIP”.
TROUBLESHOOT
  • Panduan ini terbukti berhasil lancar pada penggunaan Hiren’s Boot CD versi 9.6 dan sebelumnya. Untuk Hiren’s 9.7 dan sesudahnya tidak otomatis bisa berhasil karena perlu penanganan khusus. Silakan tunggu update untuk soal ini..
  • Jika Anda mengalami masalah ketika Hiren’s membuat Ram Drive maka mungkin Anda perlu mengubah dan baris “/numhandles=128” dalam “config.sys
  • Beberapa rekan mengabarkan bahwa Hiren’s bisa berjalan lancar pada USB Flashdisk kecil (128MB) namun seringkali bermasalah pada Flashdisk berukuran 512 ke atas. Biasanya ditandai dengan adanya kursor berkedip-kedip pada pojok kiri atas monitor.
  • Jika Anda mengalami kursor blinking, cobalah memformat Flashdisk Anda dengan FAT32.
  • Jika Anda mendapat pesan error bahwa command.com tidak ditemukan saat USB Flashdisk dijalankan, ketik baris perintah dibawah dari Command Prompt Windows
“attrib -s -h E:command.com” dimana E adalah kode huruf drive USB Flashdisk Anda.

Setting dan konfigurasi Router Mikrotik

SKENARIO
LAN —> Mikrotik RouterOS —> Modem ADSL —> INTERNET
Untuk LAN, kita menggunakan ip address class C, dengan network 192.168.10.0/24. Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 – 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 – 192.168.10.1/24) untuk sambungan ke LAN. Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.

Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”

1. Set IP untuk masing² ethernet card
ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1 (public)
ip address add address=192.168.10.1/24 interface=ether2 (local)

Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:

ip address print

Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
ping 192.168.1.1
ping 192.168.10.10

2. Menambahkan Routing
ip route add gateway=192.168.1.1

3. Setting DNS
ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes

Karena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg aq pake ya punya Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda.
Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar

4. Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading
Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar

5. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Karena alasan supaya praktis, temenku pengin pake DHCP Server. Biar klo tiap ada klien yang konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah.. 8)
* Membuat IP Address Pool
ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.254
* Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155
* Menambahkan Server DHCP
ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah bener

6. Management Bandwidth
Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control, idea: (saya menggunakan simple que supaya lebih mudah ;
queue simple add name=”Billing” target-address=192.168.10.2/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=Local queue=default priority=8 limit-at=16000/32000 max-limit=16000/64000
queue simple add name=”Kasir” target-addresses=192.168.10.3/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=Local parent=Shaping priority=8 queue=default/default limit-at=0/8000 max-limit=0/256000 total-queue=default
Lanjutkan perintah tersebut untuk semua client yang ingin di limit bandwithnya.

7. Graphing
Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
tool graphing set store-every=5min
Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita, klo di komputerku ada ether1 dan ether2.
tool graphing interface add interface=all store-on-disk=yes
Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo aq di sini:
http://192.168.10.1/graphs/
Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

Install bandwidth management dengan htb tools di ubuntu

Kebetulan lagi ngisi kekosongan waktu, kali ini gue mau ngejelasin gimana nginstall management bandwidth di server make htb tools. kegunaan management bandwidth ini sangat penting bagi kalangan perkantoran, perguruan tinggi, isp, atau lembaga - lembaga sosial. Langsung wae lah..

1. masuk dulu di folder /usr/local/src
#cd /usr/local/src

2. download paket htb tools
#wget http://www.geocities.com/safinatuddin/HTB-tools-0.3.0a-i486-1.tgz

3. ekstrak file nya
#tar -zxvf HTB-tools-0.3.0a-i486-1.tgz
akan muncul folder etc, install, folder, sbin

4. pindahkan isi semua folder sbin nya htb tools di /sbin server
#cd /usr/local/src/sbin
#mv htb /sbin
#mv htbgen /sbin
#mv q_checkcfg /sbin
#mv q_parser /sbin
#mv q_show /sbin

5. Masuk ke folder etc nya htb tools pindahin folder htb ke /etc nya server
#cd /usr/local/src/etc
#mv htb /etc

6 hilangkan tulisan new yang ada di folder htb yang udah kita pindahin tadi
#mv /etc/htb/eth0-qos.cfg.new /etc/htb/eth0-qos.cfg
#mv /etc/htb/eth1-qos.cfg.new /etc/htb/eth1-qos.cfg

7. masuk ke folder rc.d nya di etc htb tools
#cd /usr/local/src/etc/rc.d

Mensulap Ubuntu Menjadi Sabily

Mengubah Ubuntu menjadi Sabily, bisak kah? Jawabnya tentu saja bisa. Yang diperlukan hanyalah koneksi ke internet untuk mendownload paket-paket software yang diperlukan saat instalasi.

Dan mengedit beberapa baris file /etc/apt/sources.list di system ubuntu. Berikut cara-caranya:
  • Pastikan ubuntu anda sudah terinstall dengan baik pada PC/Laptop.
  • Jika versi ubuntu anda dibawah versi 9.10, Sebaiknya upgrade terlebih dahulu ke versi 9.10 dengan cara mengetikkan perintah berikut melalui terminal:
$sudo aptitude update && sudo aptitude safe-upgrade
$sudo aptitude dist-upgrade

  • setelah selesai upgrade system ubuntu anda ke versi sesudahnya, langkah selanjutnya adalah mengubah Ubuntu menjadi Sabily:
$sudo add-apt-repository ppa:sabily.team/ppa && sudo apt-get -q update
$sudo apt-get install sabily
Jawab “Yes” jika dibutuhkan.
  • Paket aplikasi lain dari Sabily adalah WebStrict untuk memfilter/blokir situs-situs tertentu (situs porno). Untuk menginstallnya cukup ketik baris berikut di terminal:
$sudo aptitude install webstrict

Sabtu, 13 November 2010

Cara Mereset Blackberry

Sperti yang temen-temen ketahui, me-reset BB adalah langkah pertama yang diambil untuk mengatasi masalah di BB. Ini beberapa macem tipe dari RESET BB.. Hard Reset, Soft Reset, Double-soft reset.. Kegunaan dari masing2 reset ini berbeda2 lho..

1. SOFT RESET
Cara soft reset gampaang.. tinggal pencet ALT+ SHIFT kanan (CAP)+DELETE.

2. DOUBLE-SOFT reset
Kaya burger aja ya ada "double"nya

Double-Soft reset akan men stop semua aplikasi di BB dan hampir sama dengan melakukan hard-reset. Yg perlu diperhatikan adalah TIMING nya.
Lakukan soft reset seperti di nomer 1, layar akan jadi blank. Pas layar udah ga hitam aja, teken ALT+ SHIFT kanan (CAP)+DELETE lagi.. Layar akan blank lagi, trus jam pasir akan keluar.. tunggu sampe bb ready lagi.

3.HARD RESET
Simpel aja.. Cabut batre 30 detik, pasang lagi. BB akan boot dari awal.
Hard Reset adalah langkah pertama kalo ada masalah di network, software atau hardware

Gampang kan..??? Selamat Mencoba

Kumpul Blogger